Blog
About

193
views
0
recommends
+1 Recommend
0
shares
    • Review: found
    Is Open Access

    Review of '2015 POROS MARITIM DUNIA DAN BENCANA TSUNAMI, PENGEMBANGAN AIR INFLATED STRUCTURE SEBAGAI FASILITAS TANGGAP BENCANA'

    Bookmark
    4
    2015 POROS MARITIM DUNIA DAN BENCANA TSUNAMI, PENGEMBANGAN AIR INFLATED STRUCTURE SEBAGAI FASILITAS TANGGAP BENCANACrossref
    This article is very important to Indonesia, hence it should be properly evaluated
    Average rating:
        Rated 3.5 of 5.
    Level of importance:
        Rated 5 of 5.
    Level of validity:
        Rated 3 of 5.
    Level of completeness:
        Rated 3 of 5.
    Level of comprehensibility:
        Rated 3 of 5.
    Competing interests:
    None

    Reviewed article

    • Record: found
    • Abstract: found
    • Article: not found
    Is Open Access

    2015 POROS MARITIM DUNIA DAN BENCANA TSUNAMI, PENGEMBANGAN AIR INFLATED STRUCTURE SEBAGAI FASILITAS TANGGAP BENCANA

    Visi Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia harus memperhatikan potensi bencana tsunami. Sepanjang tahun 1629-2014, Indonesia dilanda 174 tsunami dimana 60 persen di kawasan Indonesia Timur. UNDP PBB menyatakan kesiapan menghadapi bencana akan meminimalisir dampak merugikan melalui pencegahan yang efektif, rehabilitasi dan pengiriman bantuan tepat waktu. Solusi tepat menyelesaikan problem penampungan korban bencana dalam waktu cepat, biaya murah dan dapat menampung dalam jumlah banyak adalah air inflated structure. Air inflated structure sebelum dan sesudah bencana disimpan dengan volume penyimpanan kecil, bahan struktur (0.55mm PVC Terpaulin) mudah dilipat dan cepat diangkut ke daerah bencana menggunakan truk/pickup. Tujuan Penelitian adalah merencanakan, membuat dan menguji protitipe tenda air inflated structure sebagai fasilitas tanggap bencana guna memenuhi aspek kekuatan, kecepatan, efektifitas dan kenyamanan penampungan korban bencana. Metode Penelitian menggunakan Metode Eksperimen, diawali dengan perancangan, pembuatan dan pengujian prototipe tenda meliputi (1) uji kekuatan dan ketahanan bahan terhadap cuaca (2) uji meterial yang paling efektif guna komponen struktur (3) uji kecepatan pembuatan, pengangkutan, perakitan, pemasangan, pembongkaran (4) uji kenyamanan korban bencana. Pengujian dilakukan di Lab Universitas Narotama dan Lab Universitas Merdeka Malang serta Uji Lapangan Kabupaten Blitar, terbukti memberikan hasil yang handal dan memuaskan meliputi kuat uji tarik hingga 218,3 kg, daya tahan bahan hingga >700C, kecepatan instalasi pemasangan dan pembongkaran menjadi lebih efektif dan efisien serta kenyamanan dalam ruangan suhu maksimum 350C. Air inflated structure diharapkan menjadi prototipe tenda korban bencana skala nasional, dapat juga berfungsi sebagai Rumah Sakit Darurat dan Sekolah Darurat.
      Bookmark

      Review information

      10.14293/S2199-1006.1.SOR-UNCAT.AQC7CG.v1.RQKTZK

      This work has been published open access under Creative Commons Attribution License CC BY 4.0, which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided the original work is properly cited. Conditions, terms of use and publishing policy can be found at www.scienceopen.com.

      Review text

      Notes from reviewer

      I choose to review an article from Indonesia and written by Indonesians to show international readers the diversity of science, language, local context as the  background of the paper, and the level of science that plays as the basis of the papers. Here I also point out that reviewers should not be influenced by common perspective on the level of science in SE Asia (especially Indonesia) and then use that measurement to assess the paper, rather, the reviewers should understand the benefits of the paper for local problems. Not all papers were written to solve the world's largest problem.     


      I will be writing the overview of the comment in English and Indonesian language and write more specific comments in various locations only in Indonesian language.  

      General comment

      • This paper is very important to the current situation in Indonesia, which suffering from many and continuous geohazards, hence this paper should be properly exposed in Indonesian media, concerning current tsunami situations.
      • More testing in various local environments should be conducted to improve the tent's design and how to set it up under eg: soft ground after tsunami.  

      Specific comments

      • Methods:
        • the authors should include the material selection process in the method, because this is the most important bit in this paper. The fact that this was a multi years project should be pointed out in form of citation to the previous documents.
      • Future development:
        • this article should be developed further by including the variability of local condition to the material selection process.
        • the authors should also test the material and design with the existing standards for shelters, eg: from UNHCR (United Nations High Commissioner for Refugees), IFRC (International Federation of Red Cross).
        • to give more informations, I suggest the authors to upload the previous documents/reports and all suplementary materials to the OSF (since the OSF allows them to upload multiple files in various formats).
        • it would be interesting as well to test out the tent in the field and share the comments from the authorities (eg BNPB or Basarnas).

      Closing comment

      By publishing this research in Indonesian language, the authors have made their main point to directly contribute to the society instead of only chasing their fame by publishing it in international journal.

      Comments

      Complete review in Indonesian language (Tinjauan lengkap dalam Bahasa Indonesia)

      Catatan dari peninjau

      Saya memilih untuk meninjau makalah dari Indonesia, ditulis dalam Bahasa Indonesia oleh orang Indonesia untuk memperlihatkan kepada komunitas sains internasional keragaman ilmu, bahasa, konteks lokal yang melatarbelakangi sebuah makalah, dan tingkat sains yang dikuasai penulis atau yang tersedia fasilitasnya di perguruan tinggi sebagai dasar dari penulisan suatu makalah.

      Di sini saya juga menekankan bahwa penunjau (reviewer) tidak boleh dipengaruhi oleh perspektif umum ketertinggalan suatu bangsa dalam sains dan menggunakannya untuk menilai suatu makalah. Peninjau perlu melihat pula sumbangsih makalah kepada kebutuhan atau masalah lokal. Tidak semua makalah ditulis untuk menyelesaikan masalah dunia.

      Saya akan menuliskan tinjauan umum dalam Bahasa Inggris dan Indonesia, dan menuliskan komentar spesifik di beberapa lokasi menggunakan Bahasa Indonesia.

      Komentar umum

      • Makalah ini sangat penting untuk kondisi Indonesia saat ini yang secara terus-menerus didera bencana alam, karena itu makalah ini perlu diekspos di media. Dihubungkan dengan krisis tsunami Selat Sunda saat ini, produk ini sangat relevan dan dibutuhkan.
      • Pengujian lebih lanjut pada berbagai lingkungan lokal akan meningkatkan disain tenda, pemilihan material dan teknik mendirikannya. Teknik mendirikan tenda juga perlu menjadi salah satu variabel uji mengingat lahan terdampak tsunami biasanya akan tertutup lapisan lumpur tebal yang lunak.
      • Kerjasama dengan peneliti dengan latar belakang ilmu material akan sangat baik untuk meningkatkan spesifikasi tenda versi selanjutnya. 

      Komentar spesifik

      • Metode:
        • Tim penulis perlu memasukkan proses seleksi material secara lebih rinci ke dalam makalah, karena ini adalah bagian terpenting, menurut saya. Fakta bahwa dokumen ini berdasarkan riset multi tahun perlu ditekankan oleh tim penulis, salah satunya adalah dengan menyitir dokumen sebelumnya dan mengunggahnya secara daring sebagai material pendukung.
      • Pengembangan lebih lanjut:
        • Makalah ini perlu dikembangkan dengan menambahkan variabel kondisi lapangan lokal ke tahap pemilihan bahan dan teknik mendirikannya di lokasi.
        • Tim penulis juga perlu menguji material, disain, dan teknik mendirikannya berdasarkan standar tenda yang saat ini ada: misal dari UNHCR (United Nations High Commissioner for Refugees), IFRC (International Federation of Red Cross). Bilamana SNI (Standar Nasional Indonesia) atau BNPB dan Basarnas telah memiliki standar serupa, saya mendorong tim penulis untuk menggunakannya.
        • Untuk memberikan informasi lebih banyak kepada pembaca, saya menyarankan tim penulis untuk mengunggah dokumen/laporan sebelumnya dan material tambahan lainnya ke server OSF (karena OSF membolehkan unggahan berbagai jenis dokumen dan format).
        • Akan sangat menarik bila tim penulis dapat menguji tenda langsung di lokasi terdampak bencana dan mengundang lembaga terkait untuk memberikan tinjauan (misal dari BNPB atau Basarnas).
        • Berbagai komparasi dengan tenda yang saat ini ada dan digunakan oleh BNPB/Basarnas akan sangat strategis untuk ditambahkan ke dalam makalah selanjutnya. Berbagai kelebihan dan kekurangan disain tenda ini perlu dieksplorasi untuk meningkatkan kualitas tenda versi selanjutnya.
        • Saya menyarankan kerjasama antara tim penulis dengan ahli material untuk meningkatkan kualitas tenda versi berikutnya.

      Komentar penutup

      Dengan mempublikasikan riset ini dalam Bahasa Indonesia, tim penulis menekankan untuk berkontribusi secara langsung kepada masyarakat, alih-alih, mengejar reputasi personal dengan mempublikasikannya di jurnal internasional.

      2018-12-29 23:59 UTC
      +1

      Comment on this review